|
Kajian Ilmiah untuk Inpres - IV |
|
Ditulis Oleh System Administrator
|
- Program Kajian Lanjutan
- Pemerintah perlu pula mendorong tumbuhnya industri maritim dalam skala yang lebih luas. Program pengembangan industri dapat dilakukan pada sektor-sektor di bawah ini, yang mana perlu kajian lebih lanjut. Kajian dapat meliputi pasar, teknologi dan sumber daya manusia
- Industri Kapal dan galangan. Industri kapal dan galangan merupakan tulang punggung industri transportasi laut perlu didukung secara maksimal agar dapat tumbuh dan bersaing dengan industri kapal dan galangan di luar negeri. Industri ini tidak hanya untuk mendukung sarana transportasi laut tetapi juga dapat mengisi kebutuhan kapal nelayan dalam berbagai ukuran, kapal pendukung seperti kapal tunda, kapal untuk rekreasi / wisata bahkan kapal patroli dalam rangka keamanan laut. Sebenarnya Indonesia dengan struktur biaya yang rendah mempunyai potensi daya saing yang tinggi, di samping itu kemajuan teknologi memungkinkan pembuat kapal di Indonesia bersaing dengan pembuat kapal lain di dunia. Industri galangan melakukan pula perbaikan dan pemeliharaan kapal yang telah beroperasi. Selain itu, industri ini dapat melakukan pembuatan offshore rigs dalam industri perminyakan dan gas.
- Industri Peralatan Pelabuhan. Kebutuhan akan peralatan pelabuhan untuk menunjang operasi pelabuhan seperti alat bantu angkat (crane, forklift), container, cold storage, dan lain-lain. Sebagian besar peralatan semacam ini adalah buatan luar negeri sedangkan kemampuan dalam negeri untuk membuat peralatan tersebut tersedia.
- Jasa Rekayasa / Perancangan. Industri jasa rekayasa perancangan merupakan bagian yang melekat pada industri galangan dalam mengisi kebutuhan berbagai ragam jenis kapal. Keunggulan produk ditentukan oleh keunggulan mutu rancangannya, dan biaya operasional selama service-life kapal sangat tergantung pada rancang bangun kapal tersebut. Kemampuan rancang bangun merupakan salah satu kunci bagi para pembuat kapal melakukan penetrasi pasar. Jasa ini dapat pula dimanfaatkan dalam melakukan refurbishment kapal-kapal usia tua dalam rangka menunjang sea-worthiness / kelaik-lautan. Jasa perencanaan dapat pula melakukan studi transportasi untuk mengefisienkan jalur-jalur transportasi di Indonesia. Jasa rekayasa dapat pula melakukan riset aspek-aspek tertentu mengenai perkapalan.
- Industri Komponen Kapal. Industri komponen kapal mencakup industri propulsi / mesin penggerak, baling-baling, komponen mekanis sampai dengan interior kapal. Untuk industri kapal yang berteknologi tinggi, perlu dibuat pentahapannya, misalnya pembuatan mesin propulsi yang sederhana yang dapat ditingkatkan daya maupun sofistikasi komponennya. Untuk industri dengan teknologi menengah seperti interior kapal, upaya pemerintah untuk mendorong lebih pada memfasilitasi dan mendorong business development secara mikro.
- Industri IT. Pelabuhan yang modern semakin ditunjang oleh teknologi informasi. Aplikasi IT dapat mencakup langsung pada kegiatan logistic supply-chain pelayaran, rekayasa dan rancang-bangun kapal, management information system, pendidikan dan latihan. Salah satu aplikasi IT yang penting adalah simulator maritim.
- Pendidikan dan latihan. Globalisasi di sektor angkutan laut perlu dihadapi dengan peningkatan kualitas yang terus menerus sumber daya manusia dalam bidang maritim dan secara khusus angkutan laut. Pendidikan yang bertaraf internasional (standard IMO) dan teknologi terkait merupakan hal penting untuk dilakukan.
- Industri pendukung. Termasuk disini adalah jasa keuangan, penjaminan, asuransi, jasa hukum laut, jasa sertifikasi dan kendali mutu, evaluasi dan penelitian lingkungan kelautan.
- Kesimpulan
- Kajian mengenai kebijakan terpadu dan usulan kebijakan telah diberikan dalam paper ini. Usulan merupakan suatu strategi yang komprehensif, yang memadukan pelayaran sebagai suatu infrastruktur penggerak ekonomi dan sekaligus sebagai suatu industri dalam rangka membangun industri pelayaran khususnya dan maritim serta pendukungnya pada umumnya, untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi negara Republik Indonesia.
|
|