Halaman Depan
You have reach Shipping, Port and Maritime Environment Society Portal, if you need article translation in english please contact us
Best Viewed with Internet Explorer 7+ & Mozilla Firefox 2+
User Menu
Login Anggota
Kepengurusan M.A.P.P.E.L
Tentang Mappel
Pengurus
Forum Diskusi
Kegiatan Mappel
Subscribe This Page
Ir Elly Rasdiani Sudibyo MSc PhD
Foto Elly Rasdiani Sudibyo Nama Ir. Elly Rasdiani Sudibyo, MSc, PhD
Tempat, Tgl. Lahir -
Pendidikan
  • Ph.D. ~ University of Calgary, Calgary, Kanada
  • Master of Science (MSc) ~ International Institute for Aerospace and Earth Sciences, * Enschede, Negeri Belanda
  • Pasca Sarjana Kartografi ~ International Institute for Aerospace and Earth Sciences, Enschede, Negeri Belanda
  • Ir ~ Institut Teknologi Bandung, Indonesia
Bidang Keahlian :
  • Analisa Kebijakan Industri Maritim (sektor perikanan; pariwisata bahari; transportasi dan perhubungan laut; pengembangan pelabuhan; dan mineral atau pertambangan bawah laut) dan Lingkungan
  • Hubungan Kepemerintahan (Governance) Bidang Maritim, Energi dan Sumber Daya Mineral, Transportasi serta Lingkungan
  • Perencanaan Wilayah dan Tata Ruang
  • Penilaian (Due Dilligence) dan Komunikasi Lingkungan
  • Sistem Informasi Geografis
  • Penginderaan Jauh
  • Survei Tanah
Seminar / Pelatihan / Kursus :
Berbagai Kursus Pendek (Indonesia, Negeri Belanda, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Thailand, Singapura, dan Australia)
Pengalaman Organisasi :
  • Sekretaris Bidang Lingkungan Hidup (2001 - sekarang) wakil dari pengamat transportasi dan lingkungan untuk Dewan Kelautan Indonesia. Dewan ini beranggotakan yang terdiri dari 11 menteri, pimpinan Angkatan Laut dan 18 ahli dari berbagai organisasi yang bertalian dengan kelautan, sedang ketuanya adalah Presiden Indonesia. Dewan merupakan forum konsultasi antar sektor tentang kebijakan dan peraturan.
  • Ketua Umum (2003 - sekarang) Duta Wira Nusantara, organisasi ini bertujuan meningkatkan nasionalisme atau rasa cinta tanah air d ikalangan generasi muda, terutama kebudayaan dengan seluruh tradisinya, serta mengangkat kepedulian generasi muda terhadap isu infrastruktur, terutama masalah transportasi laut dan telekomunikasi yang merupakan komponen penting perkembangan ekonomi dan sebagai sarana pemersatu bangsa.
  • Sebagai Sekretaris Perhimpunan Pecinta Bandar Lama Nusantara Pusaka Bangsa. Perhimpunan ini bertujuan meningkatkan rasa cinta bangsa Indonesia terhadap budaya maritim. Dalam tahap pertama, perhimpunan mencoba untuk mengangkat isu Museum Maritim dan Sunda Kelapa sebagai salah salah satu bukti sejarah.
  • Sebagai Ketua II (2003 - 2007) Gahawisri/Gabungan Pengusaha Pariwisata Bahari, yang membawahi hubungan antar lembaga dalam negeri dan luar negeri. Tujuan organisasi adalah meningkatkan industri pariwisata maritim.
  • Sebagai Ketua Pengurus (2002 - 2005) Yayasan Inovasi Pemerintahan Daerah/YIPD, yang beranggotakan antara lain 5 asosiasi pemerintah daerah dan para profesional. Tujuan dari yayasan adalah mencari terobosan inovatif dalam rangka memperbaiki dan meretavitalisasi sumber daya manusia pemerintah daerah, kota, kabupaten, propinsi, dalam tingkat eksekutif dan legislatif. Selain itu yayasan juga berfungsi sebagai mediasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, maupun antar sesama daerah. Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia di daerah-daerah, maka yayasan juga secara terus-menerus melakukan pelatihan dalam bidang keuangan dan meningkatkan aset daerah.
  • Anggota Indonesian Transportation Club (ITC), dimana kegiatan yang pernah dilakukan oleh ITC adalah meng-audit PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI).
  • Anggota Dewan Pengurus Indonesian Canadian Chamber of Commerce/ICCC (1999 - 2001), yang bertujuan meningkatkan hubungan kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Kanada.
  • Sebagai Komisi Program (1997 - sekarang) dan sebagai Wakil Presiden (1999 - 2000) HIDUP Indonesia (Masyarakat Bisnis Lingkungan). Organisasi ini mempunyai tujuan meningkatkan kepedulian masyarakat dan industri terhadap lingkungan.
  • Sebagai Direktur (1998 - 1999) dan Wakil Presiden (1999 - 2000) Rotary Club, dimana klub ini sering kali mengadakan kegiatan-kegiatan sosial untuk komunitas.
  • Ketua Umum Calindo/Canadian Alumni in Indonesia (1994 - 1996), yang mempererat tali profesionalisme alumni Kanada.
Pengalaman Professional
  • Sekertaris Tim Asistensi Dewan Perwakilan Dearah (Desember 2006 – Agustus 2007) dalam pembuatan kabijakan dan perumusan Rencana Undang Undang Kepelabuhanan.
  • Angota Tim Independent untuk Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang Pelayaran, Agustus 2007 - sekarang.
  • Tenaga Ahli dalam kajian pengembangan wisata bahari untuk Dirjen Pulau-pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan (2007).
  • Ketua Tim Penyusun dalam pembuatan:
    • Perumusan Kebijakan Strategis Ketahanan Wilayah Laut (2008)
    • Perumusan Kebijakan Strategis Pengamanan Wilayah Nasional (2007)
    • Naskah Akademis dalam Rangka Menuju Perbaikan Lingkungan pada Aktifitas Industri Maritim (2006)
    • Perumusan kebijakan Lingkungan pada Aktifitas Industri Maritim (2005)
  • Wakil Sekretaris dari Tim Asistensi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam pembuatan Naskah Akademis dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepelabuhanan. Isu-isu yang menjadi pokok bahasan dalam Naskah Akademis termasuk antara lain hal-hal yang berkaitan dengan kelembagaan dan kewenangan baik di pelabuhan maupun di tingkat nasional, otonomi daerah dan tata ruang (pertanahan dan perairan), Desember 2006 - Agustus 2007.
  • Delegasi Republik Indonesia untuk Sidang Majelis International Maritime Organization (IMO) ke - 24, di London, Inggris, 21 – 25 November 2005.
  • Narasumber dalam pembuatan naskah akademik dan INPRES No. 5 tahun 2005, tentang Pengembangan Industri Angkutan Nasional.
  • Ahli Bidang Analisa Kebijakan untuk isu Kebijakan Angkutan Laut dari Indonesian National Shipowners’ Association (INSA). Kegiatan meliputi koordinasi dan lobby pihak terkait antara lain Departemen Perhubungan, Kementerian Koordinasi Perekonomian, Kementerian Negara BUMN, Departemen Perdagangan dan Perindustrian dan Departemen Keuangan, serta beberapa Komosi terkait DPR, dimana kebijakan tersebut juga bertujuan untuk mendukung pemberdayaan transportasi di Indonesia.
  • Sebagai Koordinator Program di Dewan Maritim Indonesia, untuk pengkajian kebijakan lingkungan di sektor maritim. Pengkajian ini bertujuan agar dapat dibuat suatu kebijakan yang dapat meningkatkan sumber daya alam laut, tanpa merusak lingkungan dan sekaligus juga tetap menjaga kelestarian sumber daya alam tersebut. Selain itu, pengkajian ini juga diharapkan dapat merumuskan konsepsi landasan dan rujukan kebijakan berrwawasan kelautan yang konprehensif, aplikatif dan berorientasi ke depan.
  • Menjadi Anggota Tim maupun Nara Sumber dalam berbagai Kelompok baik Formal maupun Non Formal untuk isu yang berhubungan dengan transportasi. Tim yang terbentuk pada dasarnya mempunyai hubungan secara langsung dengan isu yang berkembang di beberapa sektor utama dalam pembangunan infrastruktur transportasi laut, darat maupun udara antara lain (menurut abjad) Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Kelautan dan Perikanan, Departemen Keuangan, Departemen Pariwisata, Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Departemen Perhubungan serta Kementerian Lingkungan Hidup. Selain itu Tim berusaha untuk menjembatani isu antara sektor Angkatan Laut dan Kepolisian.
  • Tenaga Ahli, Penulis dalam buku laporan World Bank untuk isu Pertambangan (2003).
  • Delegasi Republik Indonesia “World Summit on Sustainable Development”, 23 Agustus - 04 September 2002, Johannesburg - Afrika Selatan.
  • Manajer proyek “Preparatory Committee for United Nations World Summit on Sustainable Development”, 27 May - 07 June 2002, Bali - Indonesia. Kegiatan ini merupakan kegiatan PBB.
  • Pemrakarsa proyek, pengelola proyek dan ahli lingkungan dalam produksi film pendek mengenai Kesadaran Kebakaran Hutan, sebuah produksi bersama HIDUP Indonesia (Masyarakat Bisnis Lingkungan), Bapedal dan Rotary Club. Film itu disebarkan antar Rotary Club di seluruh Indonesia, dengan tujuan untuk memberi informasi pada masyarakat setempat melalui kegiatan Rotary. Tujuan lain adalah memperlihatkan film pendek itu kepada Siswa SMP dan SMA. Tetapi hal ini belum terlaksana karena banyak terdapat proses red tape untuk izin pemutaran.
  • Pengamat GIS di Bapedal dalam proses membangun GIS dasar di dalam Pusat Krisis Kebakaran Hutan Bapedal pada Kebakaran hutan tahun 1997/1998.
  • Koordinator Program dan peserta aktif dalam Diskusi Meja Bundar Lingkungan yang diprakarsai HIDUP Indonesia mengenai status dan masalah lingkungan dalam berbagai topik seperti pertambangan, sampah berbahaya, pertanian, laboratorium, ekolabel, penilaian dampak lingkungan, risiko lingkungan yang berhubungan dengan lembaga keuangan/perbankan dsb.
Pengalaman Akademis

Januari 1994 sampai Oktober 2002 ~ Institut Teknologi Bandung, Indonesia.

  • Pengajar paruh-waktu dan pengawas paruh-waktu untuk sarjana muda di Departemen Geodesi untuk kursus-kursus seperti: penginderaan jauh, Sistem Informasi yang berhubungan dengan Tanah (LRIS) - Sistem Informasi Geografis/GIS dan Lingkungan. Juga terlibat dalam kursus lingkungan untuk kelanjutan pendidikan.
  • Pengajar paruh-waktu dan pengawas paruh-waktu pada tingkat sarjana di fakultas Geodesi untuk kursus-kursus seperti Manajemen pantai dan lingkungan dengan penerapan GIS dan remote sensing.
  • Bekerja sebagai pelatih PT. Mapindo Parama, sebuah perusahaan pemetaan konsesi hutan, untuk penginderaan jauh. Pelatihan mencakup latihan dasar tentang Penginderaan Jauh, termasuk pemakaian teori dan praktek PCI/EASI. Selama pelatihan Landsat, SPOT dan Radar Imaging, diharapkan bahwa yang dilatih paling sedikit dapat memahami bagaimana memakai paket PCI untuk pemetaan hutan
  • Bekerja sebagai pelatih untuk PT Tambang Batubara Bukit Asam (PERSERO) untuk Sistem Informasi Geografis/GIS dan implemenasi dasar GIS dalam Kegiatan Pertambangan.

Januari 1988 sampai Desember 1992 ~ University of Calgary, Kanada

  • Asisten Peneliti untuk penelitian tentang STAR-1 Synthetic Aperture Radar (SAR) Imagery dalam Pemetaan Tematis
  • Asisten Pengajar pada berbagai tingkat undergraduate untuk kursus-kursus seperti Penginderaan Jauh, Sistem Informasi berhubung dengan Tanah (LRIS) - Sistem Informasi Geografis (GIS), Fotogrammetri, Studi-studi Kadaster dan Survei Lapangan. Juga terlibat dalam kursus LRIS-GIS untuk Kelanjutan Pendidikan.

Januari 1984 sampai Desember 1987 ~ Sekolah untuk Fotogrammetri dan Kartografi di Bandung, Indonesia

  • Asisten Pengajar untuk Kartografi dan Kartografi dengan bantuan Komputer untuk tingkat sarjana muda. Juga dalam berbagai kursus khusus mengenai pemetaan untuk lembaga swasta dan pemerintah.

Januari 1980 sampai Desember 1987 ~ Institut Teknologi Bandung, Indonesia

  • Pengajar purnawaktu dan pengawas purnawaktu untuk sarjana muda di Jurusan Geodesi untuk kursus-kursus seperti Penginderaan Jauh, Sistem Informasi yang berhubungan dengan Tanah (LRIS) - Sistem Informasi Geografis/GIS, Fotogrammetri dan Survei Lapangan. Juga terlibat dalam kursus LRIS - GIS untuk Kelanjutan Pendidikan.
  • Pengajar dan pengawas pada Tingkat Sarjana pada jurusan Geodesi untuk kursus-kursus seperti GIS dan Penginderaan Jauh.

Januari 1977 sampai Juli 1981 ~ Kementerian Pekerjaan Umum Politeknik di Bandung, Indonesia.

  • Asisten Pengajar untuk International Nickel Cooperation of Canada (INCO) dalam kursus-kursus seperti Pensurveian dan Kartografi.
Pengalaman Kerja :

Januari 2007 sampai sekarang – Konsultan independent

  • Tenaga Ahli tim independen untuk merumuskan dan memberi masukan dalam Panitia Kerja RUU Pelayaran Komisi V
  • Tenaga Ahli tim independen dalam perumusan peraturan pelaksanaan UU 17 tahun 2008 mengenai Pelayaran.

November 1998 sampai Desember 2006 ~ Presiden Direktur PT. Eco Bumi Nusantara

  • Sekertaris dalam Tim Pemberdayaan Angkutan Laut di Dewan Maritim Indonesia. Pada dasarnya isu Angkutan Laut ini menyangkut isu kepelabuhanan, pelayaran, galangan kapal, muatan (Indag) dan sumber daya manusia, sebagai sarana penunjang angkutan laut.
  • Nara Sumber dalam Tim Pemberdayaan Angkutan Laut di Bappenas. Anggota Tim terdiri dari Bappenas, Departemen Perhubungan dan stakeholders’ terkait. Tujuan dari Tim adalah untuk membuat Instruksi Presiden sebagai sarana penunjang pemberdayaan angkutan laut, dengan didukung oleh data yang terkumpul dari stakeholders’ dan analisa yang dihasilkan oleh Nara Sumber.
  • Koordinator untuk penulisan media coverage di majalah Gatra. Kegiatan ini termasuk koordinasi antara Eco Bumi Nusantara dengan Indonesian National Shipowners’ Association/INSA.
  • Fasilitator diskusi Peraturan Pemerintahan Nomor 82/2001, tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Diskusi ini melibatkan berbagai sector, seperti asosiasi, lembaga pemerintah, departemen dan kedutaan.
  • Fasilitator diskusi “Maritime Safety”. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Eco Bumi Nusantara dengan Kedutaan Amerika Serikat. Berikut lembaga yang berpartisipasi dalam diskusi: Departemen Perhubungan; Departemen Kelautan dan Perikanan; Departemen Keuangan; Departemen Luar Negeri; Departemen Dalam Negeri; Departemen Pertahanan dan Keamanan; Departemen Kehakiman dan Hak Azasi Manusia; Kedutaan Amerika, Kanada dan Australia; TNI AL; Ikatan Nahkoda Niaga Indonesia/INNI; dan Japan International Cooperation Agency/JICA.
  • Manajer Proyek diskusi “Evaluasi Lingkungan tahun 2001 dan Prospeknya di tahun 2002”. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Eco Bumi Nusantara, Komisi VIII DPR-RI dan Kantor Menteri Lingkungan Hidup, serta beberapa departemen terkait lainnya dan media masa.
  • Manajer Proyek dan Direktur Proyek “Penyusunan Peraturan dan Pedoman Penutupan Tambang. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara beberapa stakeholders’ terkait seperti: Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral, perusahaan-perusahaan tambang dan asosiasi-asosiasi terkait lainnya.
  • Manajer Proyek dan Direktur Proyek “Symposium on Sustainable Mining”. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Eco Bumi Nusantara dengan Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral serta World Bank.
  • Manajer Proyek dan Fasilitator Diskusi antara 6 Departemen (Energi dan Sumberdaya Mineral, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Dalam Negeri, Keuangan, Percepatan Pembangunan di Kawasan Timur Indonesia) mengenai Persepsi Pengelolaan Sumberdaya Alam di Indonesia.
  • Manajer Proyek dan Fasilitator untuk PT. Placer Dome dalam sosialisasi kegiatan Proyek Meratus, presentasi kepada Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan mengenai hasil studi due diligence program, dan penanggulangan PETI di wilayah Proyek Meratus. Kegiatan-kegiatan tersebut termasuk:
    • Mengidentifikasi stakeholders lokal dalam sosialisasi kegiatan eksplorasi Meratus;
    • Menentukan LSM mitra dalam sosialisasi kegiatan eksplorasi;
    • Memfasilitasi kepentingan perusahaan, Pemerintah Daerah, masyarakat dan LSM lokal.
    • Mengumpulkan informasi dan data-data dari permasalahan yang ada di sekitar proyek Meratus.
  • Fasilitator konferensi “Integrated Vehicle Emission Reduction Strategy/IVERS. Konferensi ini dilaksanakan di Jakarta, 16-18 Oktober 2001 atas dukungan dari BAPEDAL, Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral, USAEP, Asian Development Bank, Pelangi, Swiss Contact, USAID, dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta.
  • Manajer Proyek “Tailing Management Study”. Studi ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Direktorat Teknik Mineral dan Batubara sejak November 2001. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan tailing industri pertambangan dan untuk menyusun strategi pengelolaan lingkungan di Indonesia berdasarkan kemampuan dan kenyataan yang ada. 
  • Fasilitator proses penyusunan “Asian Development Bank’s Environmental Policy”. Kegiatan yang dilaksanakan termasuk membantu ADB dalam mengidentifikasi stakeholders, diseminasi Note on the Draft Environmental Policy Working Paper dan Draft Policy Working Paper, meningkatkan partisipasi stakeholders, mengkompilasi pendapat tertulis serta menyelenggarakan People’s Consultation Workshop on ADB’s Environment Policy Working Paper.
  • Pelatih untuk Kursus AMDAL dan Audit di berbagai universitas.
  • Konsultan Komunikasi, Informasi dan Sosialisasi Lingkungan, untuk PT. MONAGRO KIMIA/Monsanto, tujuan memperkenalkan stakeholder di bidang lingkungan termasuk berbagai organisasi, LSM, Universitas dan Lembaga Penelitian serta perorangan yang menjadi jembatan diantara perusahaan dan stakeholder.
  • Konsultan mengenai Pelaporan Lingkungan untuk PT. PLN PJB2. Lingkup kerja termasuk analisis data lingkungan, disain laporan dan penulisan laporan. Laporan lingkungan ditujukan pada pemegang kepentingan PT. PLN PJB2 seperti pemerintah, sektor bisnis dan umum.
  • Penyedia informasi lingkungan yang ditulis secara teratur untuk DPR-RI dan organisasi pemerintah terpilih, seperti Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM serta Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup.
  • Penasehat pada konsultan untuk mengevaluasi kinerja program LSM yang mendapat dana dari INPI-Pact. Proyek ini melibatkan LSM yang mengkhususkan diri dalam tenaga kerja, lingkungan dan masalah politik. Penilaian program diadakan di provinsi-provinsi Sumatra Utara dan Nusa Tenggara Barat.
  • Pemimpin Tim untuk pandangan menyeluruh kinerja lingkungan pada industri pertambangan Indonesia.
  • Anggota Tim mengenai berbagai Penilaian Kebijakan dan Peraturan di Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup, dan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM.
  • Ketua fasilitator antara Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM dengan Industri Steering Committee on Mine Closure/ISCMC dalam Proses Penyusunan Pedoman (guidelines) Penutupan Tambang yang akan dikeluarkan oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM.
  • Penasehat pada Survey Mutu Udara untuk WHO.
  • Manajer Proyek tentang petunjuk pemantauan di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM. Tujuan utama proyek adalah menghasilkan petunjuk operasional untuk Inspektur Pertambangan di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral/ESDM.
  • Narasumber Kelompok Konsultasi mengenai Kehutanan Indonesia/CGIF dengan tujuan untuk menyiapkan Program Kehutanan Nasional.
  • Penasehat koleksi data (sejak Oktober 1999) mengenai Keracunan Pestisida di berbagai tempat di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk WHO.
  • Proyek Manajer dan Konsultan Komunikasi Lingkungan untuk PT. Freeport Indonesia/PTFI sejak September 1999. Lingkupnya ialah membantu PTFI untuk memperbaiki komuinikasi lingkungan intern dan ekstern, termasuk membantu kegiatan hubungan masyarakat PTFI. Sebagai konsultan komunikasi lingkungan saya bekerja sama dengan kegiatan yang bertalian dengan lingkungan di dalam PTFI, seperti:
    • Komisi Penasehat Lingkungan
    • Satuan Tugas Tailing
    • Audit (Teknis) Lingkungan Independen
    • Program lain yang berhubungan dengan lingkungan.
  • Penasehat Teknis Senior pada Kantor Menteri Lingkungan Hidup untuk proyek Penguat dan Pembangun Kapasitas dan Mekanisme Manajemen Lingkungan dengan memakai teknologi GIS berhubungan dengan proyek-proyek lain - dana bantuan Norwegia (sejak Januari 1999). Dalam proyek ini tanggung jawab saya termasuk menilai kapasitas teknologi GIS di Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Bapedal. Hasil akhir penelitian adalah menyarankan beberapa pilihan yang berkaitan dengan segi-segi teknis dan non-teknis (termasuk pelatihan) yang berhubungan dengan GIS dan Teknologi Penginderaan Jauh di dalam Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup. Dalam proyek ini, sebagai penasehat teknis denior, saya juga bekerja dengan pegawai Bapedalda dari Riau dan Jambi.
  • Pemimpin Tim untuk Penelitian BAPPENAS-UNDP tentang bantuan persiapan untuk koordinasi, dialog dan reformasi yang bertalian dengan pengaturan lingkungan. Tanggung jawabnya mencakup mengelola tim proyek dalam beberapa sektor, seperti pertambangan, pantai dan kelautan, kehutanan, pertanian dan manajemen pemakaian tanah, dan perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan berbagai program dan kertas kerja yang mencakup:
    • Penilaian cepat tentang dampak sektor industri atas lingkungan;
    • Laporan tentang warisan lingkungan dari pemerintah orde baru yang berhubungan dengan kebijakan, mekanisme horizontal dan vertikal serta proses, dst.;
    • Rekomendasi untuk reformasi lingkungan yang berdasarkan masukan pemegang kepentingan (pemerintah, swasta, LSM, publik, media, universitas, donor, partai-partai politik, asosiasi, organisasi profesional) melalui seri survei lapangan, bengkel kerja, seminar, dan pertemuan mereka yang berkepentingan. Kegiatan dalam waktu dekat akan berupa bengkel kerja bersama LH/Bapedal dan DPR (dengan kemungkinan bengkel kerja bersama MPR, berdasarkan permintaan beberapa anggota MPR);
    • Pemasaran Sosial mengenai pengaturan lingkungan melalui alat komunikasi, seperti: e-mail, suratkabar, majalah, tabloid, radio dan TV.
    • Dokumen berisi nasehat tentang reformasi lingkungan.
  • Konsultan Lingkungan dan Peneliti Indonesia Utama untuk penelitian guna menghasilkan masukan yang bisa dimasukkan ke dalam laporan lingkungan Indonesia di sektor pertambangan untuk Bank Dunia. Studi ini termasuk penilaian kebijakan, peraturan dan status lingkungan dalam pemerintah Indonesia, dan perusahaan pertambangan Indonesia dan multi-nasional. Hasil studi ini akan mencakup kesempatan untuk perbaikan di Sektor Pertambangan Lingkungan.
  • Konsultan Lingkungan dan Peneliti Indonesia Utama pada studi tentang Efek Lingkungan dari Krisis Ekonomi di Indonesia (sebagai bagian Studi Wilayah). Studi ini dilakukan oleh Bank Dunia. Tujuan utama studi ini didasarkan atas hipotesis bahwa krisis pada awalnya menambah tahap pertambangan (legal dan ilegal) untuk menggantikan penghasilan yang hilang. Untuk mendukung studi ini saya bertindak sebagai Pemimpin Tim untuk tim-tim survei lapangan Indonesia (2 tim dalam 2 provinsi), dimana tim-tim mensurvei daerah dengan memakai daftar pertanyaan untuk para Penambang, Pemimpin formal, Pemimpin Informal dan penduduk setempat (komunitas).
  • Manajer Proyek untuk mengumpulkan informasi dan data mengenai bahan yang berbahaya di berbagai sektor untuk WHO.
  • Ahli lingkungan dan manajer proyek untuk Pedoman bagi perselisihan lingkungan di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Tujuan utama proyek adalah menghasilkan sebuah pedoman operasional bagi Inspektur Pertambangan di Departemen Energi dan sumber Daya Mineral.
  • Penasihat dalam “Health Impact Assessment Survey Questionnaire” di Indonesia bekerjasama dengan WHO. Kegiatan ini termasuk:
    • Membuat rangkuman peraturan, kebijakan, peraturan pemerintah dan peraturan industri menggunakan standar kuesioner dari SEARO dalam penandatanganan APW;
    • Mengumpulkan informasi mengenai berbagai proyek pembangunan di Indonesia dan dampaknya pada kesehatan manusia;
    • Mengumpulkan bukti pengkajian dampak kesehatan yang ada di media masa maupun bukti (foto) langsung;
    • Membuat laporan status pengkajian dampak kesehatan dari data-data yang dikumpulkan.

November 1996 sampai Oktober 1998 ~ PT. Geobis Woodward-Clyde, Jakarta, Indonesia

  • Bekerja sebagai Manajer Pelayanan Lingkungan untuk perusahaan. Tanggung jawabnya mencakup perkembangan bisnis dan pemasaran untuk lingkungan, supervisi staf (rekan-rekan perusahaan dan konsorsium). Sebagai tambahan, mengkoordinasi dan mengawasi kegiatan mengenai Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis/GIS.
  • Manajer Proyek atau Direktur Proyek dalam berbagai Studi Lingkungan seperti Studi Garis Dasar, AMDAL, Indeks Kepekaan Lingkungan yang berhubungan dengan Minyak dan Gas (Arco, Santa Fe), pertambangan (Newcrest), Industri Kimia (Union Carbide) dan Pembangkit Tenaga Listrik (NRG Energy-Ansaldo). Kegiatan lingkungan yang berhubungan diperluas pada kemampuan untuk pemantauan (Union Carbide) dan due diligence (rahasia). Untuk studi AMDAL, selain sebagai Manajer Proyek saya juga bertindak sebagai Ahli Sosio-Budaya (Santa Fe, Newcrest)
  • Insinyur Utama untuk Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis/GIS pada berbagai Proyek Lingkungan, seperti Indeks Kepekaan Lingkungan di Tuban dan Jabung (Santa Fe), dan Studi Lingkungan Garis Dasar di Berau (Arco).

 November 1993 sampai Oktober 1996 ~ PT. Bita Bina Semesta, Jakarta, Indonesia

  • Bekerja sebagai Direktur Operasi dengan tanggung jawab perkembangann bisnis dan pemasaran serta pengoperasian penginderaan jauh, Sistem Informasi Geografis dan Lingkungan. Sebagai tambahan, mengkoordinasi dan mensupervisi kegiatan Pengelolaan Data, termasuk penyimpanan, mencari keterangan, analisis dan kegiatan pelaporan. 
  • Manajer Proyek atau Direktur Proyek untuk berbagai studi lingkungan yang berhubungan dengan minyak dan gas (Shell), pertambangan (BPH Mineral, Arutmin, PTBA), estate industri (Krawang Prima Land), pariwisata (puncak resort) dan Bank Dunia.
  • Ahli sosio-budaya untuk Studi Kelayakan Pulau Gag (Pertambangan-BMP Mineral).
  • Manajer Proyek untuk berbagai studi perencanaan wilayah, seperti untuk Kota Ombilin (Sumatra Utara), Merapi (Sumatra Selatan), Lahat (Sumatra Selatan) dan perencanaan rinci untuk kegiatan tambang batu bara di PTBA.
  • Direktur Proyek dan Insinyur Utama pada Editing Data Peta Kehutanan Digital untuk Masukan GIS bagi PT. Mapindo Parama. Wilayahnya mencakup Kalimantan, Sulawesi dan Irian Jaya, dan proyek ini harus memperbaiki data digital menurut spesifikasi GIS untuk ARC/INFO dan format PAMAP.

Januari 1990 sampai Oktober 1993 ~ Bercha and Associates, Calgary, Kanada

  • Bekerja sebagai Ilmuwan Senior untuk perusahaan. Tanggung jawabnya ialah supervisi dalam pemrosesan gambar, pemetaan tematik dan topografi yang memakai gambar airborne dan satelit; serta penelitian dan pembangunan dalam menerapkan aneka algoritma untuk penafsiran gambaran radar.
  • Ahli Penginderaan Jauh dan GIS untuk berbagai Proyek Penginderaan Jauh dan Informasi Geografis, termasuk:
    • Eksperimen SAREX SAR (Canadian Centre of Remote Sensing - European Space Agency);
    • Identifikasi Sumur Minyak dan Kotapraja dengan memakai SPOT Imagery (Pan Canadian Petroleum);
    • Pemetaan topografis untuk eksplorasi minyak di Argentina dengan memakai SPOT Imagery (Chauvco Resources - Kanada);
    • Model Elevasi Digital untuk eksplorasi minyak di Yemen dengan memakai stereo SPOT (Canadian Oxidental), dan
    • Perubahan Vegetasi dan Analisa Keadaan untuk Cold Lake - Alberta dengan memakai Landsat (Amoco Canada).
  • Bekerja sebagai peneliti untuk perusahaan bekerja sama dengan Alberta Research Council untuk penelitian mengenai Tekstur dengan memakai Radar Apertur Sintetis.

 Januari 1984 sampai Desember 1987 ~ Sekolah untuk Fotogrammetri dan Kartografi di Bandung, Indonesia.

  • Manajer Proyek untuk berbagai proyek pemetaan, bekerja sama dengan berbagai badan pemerintah di Indonesia seperti Kantor Menteri Transmigrasi, Badan-badan Perencanaan Daerah, Badan Pemetaan Topografi Nasional (Bakosurtanal). Termasuk kegiatan-kegiatan seperti penyiapan dokumen kontrak, pengawasan anggaran dan perkiraan honor, perkiraan biaya akhir dan tanggung jawab atas pengawasan mutu. Juga berkewajiban untuk berhubungan dengan pemerintah dan lembaga swasta guna memantau pengumpulan data mengenai berbagai proyek.
  • Kartografer Senior bekerja sama dengan Direktorat Irigasi, Departemen Pekerjaan Umum. Tugas-tugas termasuk desain dan presentasi peta foto dan pengawasan mutu.

Januari 1982 sampai Desember 1984 ~ Intermap bv., Enschede, Negeri Belanda

    • Kartografer dalam pengumpulan data dan disain peta wisatawan, seperti peta turis Malta, berbagai kota di Negeri Belanda dan Indonesia.
Afiliasi Professional :
  • American Society of Photogrammetry and Remote Sensing (ASPRS)
  • The Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)
  • Ikatan Surveyor Indonesia (ISI)
  • Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN)
  • Masyarakat Perpetaan Indonesia (MAPETA)
  • Ikatan Profesi Lingkungan Hidup Indonesia (IPLHI)
  • Indonesian Mining Association (IMA)